07 Maret 2022

Pentingkah Sex Edukasi Bagi Anak?

Pendidikan dan informasi yang benar mengenai seks merupakan dasar bagi anak-anak dan remaja untuk dapat berperilaku dan bertindak benar dalam mengambil keputusan terkait perilaku seksual dalam hidupnya.

Pendidikan seks yang benar dan menarik untuk disampaikan menjadi tugas rumah yang panjang bagi orang tua, maka dari itu orang tua harus memiliki kemampuan untuk dapat meyampaikan pendidikan seks yang baik dan tidak menimbulkan pemahaman yang bias.

Dikutip dari id.theasianparent.com
Ada beberapa tips pendidikan seks untuk anak yang harus diketahui, yaitu:

1. Menanamkan Rasa Malu Pada Anak

Rasa malu harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Jangan biasakan anak-anak, walau masih kecil, bertelanjang di depan orang lain; misalnya ketika keluar kamar mandi, berganti pakaian, dan sebagainya. Dan membiasakan anak untuk selalu menutup auratnya.

2. Menanamkan Jiwa Maskulinitas Pada Anak Laki-Laki dan Jiwa Feminitas Pada Anak Perempuan

Berikan pakaian yang sesuai dengan jenis kelamin anak, sehingga mereka terbiasa untuk berprilaku sesuai dengan fitrahnya. Mereka juga harus diperlakukan sesuai dengan jenis kelaminnya.

3. Memisahkan Tempat Tidur Mereka

Usia antara 7-10 tahun merupakan usia saat anak mengalami perkembangan yang pesat. Anak mulai melakukan eksplorasi ke dunia luar. Anak tidak hanya berpikir tentang dirinya, tetapi juga mengenai sesuatu yang ada di luar dirinya.

Pemisahan tempat tidur merupakan upaya untuk menanamkan kesadaran pada anak tentang eksistensi dirinya. Dengan pemisahan tempat tidur dilakukan terhadap anak dengan saudaranya yang berbeda jenis kelamin, secara langsung ia telah ditumbuhkan kesadarannya tentang eksistensi perbedaan jenis kelamin.

4. Mendidik Menjaga Kebersihan Alat Kelamin

Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Anak juga harus dibiasakan untuk buang air pada tempatnya (toilet training). Dengan cara ini akan terbentuk pada diri anak sikap hati-hati, mandiri, mencintai kebersihan, mampu menguasai diri, disiplin, dan sikap moral yang memperhatikan tentang etika sopan santun dalam melakukan hajat.

5. Mengenalkan Mahram-nya

Dengan memahami kedudukan perempuan yang menjadi mahram, diupayakan agar anak mampu menjaga pergaulan sehari-harinya dengan selain wanita yang bukan mahram-nya. Inilah salah satu bagian terpenting dikenalkannya kedudukan orang-orang yang haram dinikahi dalam pendidikan seks anak.

6. Mendidik Anak Agar Selalu Menjaga Pandangan Mata

Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan jenisnya. Namun, jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali, justru hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Karena itu, jauhkan anak-anak dari gambar, film, atau bacaan yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi yaa.

7. Mendidik Etika Berhias

Berhias berarti usaha untuk memperindah atau mempercantik diri agar bisa berpenampilan menawan yang dilakukan secara berlebihan, sehingga menimbulkan godaan bagi lawan jenisnya.

8. Ihtilam dan Haid

Ihtilam adalah tanda anak laki-laki sudah mulai memasuki usia balig. Adapun haid dialami oleh anak perempuan. Mengenalkan anak tentang ihtilam dan haid tidak hanya sekadar untuk bisa memahami anak dari pendekatan fisiologis dan psikologis semata.

Nah itu adalah hal-hal yang harus diajarkan kepada anak berkaitan dengan pendidikan seks.
Tips-tips diatas dapat dipraktikan ke anak-anak ataupun adik kalian ya.

Sumber: id.theasianparent.com dan Dunia Psikologi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar