Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan Alam. Tampilkan semua postingan

31 Mei 2022

Rotasi, Revolusi dan Akibatnya

 

Hae sobat Mocha. Minggu ini Mocha masih mau bahas tentang angkasa. Tapi kali ini mau bahas Rotasi dan Revolusi bumi. Apa sih perbedaannya. Yuk kita belajar bersama ^ • ^


Bumi mengalami rotasi dan revolusi. Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Hal ini menyebabkan beberapa hal terjadi di antaranya:

1.  Terjadinya siang dan malam

2.  Gerak semu harian matahari

3.  Perbedaan waktu antara belahan bumi satu dengan yang lain

4.  Perubahan arah angin

Bumi juga mengalami revolusi. Revolusi bumi adalah perputaran bumi saat matahari. Akibatnya akan terjadi:

1.  Terlihatnya rasi bintang yang berbeda setiap bulan

2.  Perubahan musim

3.  Gerak semu tahunan matahari


Ternyata bukan hanya Bumi yang mengalami rotasi dan revolusi. Bulan juga mengalami hal yang sama loh. Saat revolusi, bulan rotasi, revolusi terhadap bumi, dan bareng-bareng tanggapan matahari.

Kedudukan bumi, bulan, dan matahari dapat mengakibatkan pasang surut air laut. Apa itu pasang air laut? Pasang air laut itu air lautnya jadi banyak atau membeludak. Pasang ini terjadi saat bumi, bulan, dan matahari membentuk garis lurus. Nah kalo surut terjadi kalo bumi, bulan, dan matahari membentuk sudut siku-siku.

Kedudukan bumi, bulan, dan matahari juga menyebabkan gerhana. Gerhana ini dibagi menjadi 2 yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan.

A.  Gerhana Matahari 

Gerhana matahari terjadi kalo bulan ada diantara bumi dan matahari sehingga cahaya matahari ke bumi terhalang oleh bulan.


B.  Gerhana Bulan

Kalo awal bulan ada di antara bumi dan matahari, sekarang kalo gerhana bulan terjadi karena bumi berada di antara bulan dan matahari. Hal ini menyebabkan bulan tidak bisa mendapat cahaya matahari.

24 Mei 2022

Tata Surya

 

Paling seneng deh kalo bahas tentang tata surya. Kenapa Cha? Karena Mocha mau jadi angkasawanita kek Mei-Mei wkwkwk. Pengen ke angkasa liat ujung alam semesta, tapi nggak ada temen. Besok-besok Mocha ajakin kalian kalo mau ke angkasa oke ^•^ but sebelum itu, kita harus tau dulu all about tata surya. Biar nggak nyesel nantinya. Oke, mari kita kupas satu per satu.

1. Tata Surya


Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri dari matahari, planet, asteroid, meteorid, dan komet. Mereka berputar mengelilingi matahari atau disebut juga berevolusi.


Matahari adalah pusat tata surya. Ia adalah salah satu bintang dalam gugusan Galaksi Bima Sakti sekaligus bintang yang paling dekat dengan bumi. Jarak antara matahari dan bumi sekitar 150 juta km. Massa matahari 333.000 kali lipat masa bumi. Suhu pada permukaannya sekitar 6000°C dan suhu di bagian intinya sekitar 15 juta derajat Celcius. Cukuplah buat menggosongkan masakan kita.


Matahari terdiri dari beberapa lapisan, yaitu inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona.

Inti Matahari 

Inti Matahari terletak pada bagian dalam. Suhunya kurang lebih 15 juta derajat celcius. Pada bagian ini, terjadi reaksi inti yang merupakan sumber energi pancaran matahari. Reaksi inti ini disebut reaksi fusi.

Fotosfer

Fotosfer adalah lapisan yang menyelubungi inti matahari. Rata-rata suhu di sana kurang lebih 5.700°C dengan ketebalan sekitar 320 km.

Kromosfer 

Kromosfer adalah lapisan bawah dekat fotosfer. Suhu pada lapisan ini sekitar 4.000°C dengan ketebalan kurang lebih 16.000 km

Korona

Korona adalah lapisan atmosfer bagian luar dari matahari. (Mocha nggak tau apakah korona matahari punya hubungan dengan Corona Virus. Mungkin mereka kakak-adek wkwkwk). Korona matahari berbentuk lingkaran putih yang bisa kita lihat saat gerhana matahari total. Tapi inget yak harus pake alat karena sinar ultraviolet dan infra merahnya bisa merusak retina mata kita. Suhu korona matahari juga cukup uwaw yaitu kurang lebih 1.000.000°C.




1. Planet yang mengelilingi matahari ada 8 yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Ciri-ciri setiap planet sebagai berikut.


A. Merkurius


Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Kalo siang, suhu permukaannya 427°C, di sore hari 152°C, dan saat malam hari -173°C. Permukaan Merkurius dipenuhi kawah sehingga menyerupai bulan. Kalo kebanyakan planet punya lintasan berbentuk lingkaran, tapi lintasan Merkurius berbentuk bulat. Jarak Merkurius ke matahari 57,9 × 10 pangkat 6 kilometer. Merkurius mengalami rotasi dan revolusi Waktu yang dibutuhkan untuk sekali berevolusi adalah 88 hari. Sedangkan periode rotasinya 59 hari. Massa Merkurius adalah 0,05 × 6 × 10 pangkat 24 kg. Dengan jari-jari 2.430 km. Merkurius tidak punya satelit.


B. Venus

Venus biasa disebut bintang fajar atau bintang senja karena bisa kita lihat di timur saat matahari terbit dan di barat saat tenggelamnya matahari. Ia tampak sangat mengkilap karena terselubung awan putih yang tebal. Jarak Venus dengan matahari sekitar 108 juta km. Suhu di permukaan Venus mencapai 480°C yang disebabkan oleh karbon dioksida yang terperangkap matahari. Kala revolusi Venus adalah 224,7 hari dan kala rotasinya 243 hari. Massanya 0,815 × 6 × 10 pangkat 24 dengan jari-jari 6.052.


C. Bumi

Bumi adalah tempat dimana kita tinggal. Ia adalah satu-satunya planet di tata surya yang dihuni makhluk hidup. Jarak bumi ke matahari 150 juta km. Jarak bumi-matahari ini dikenal sebagai Satuan Astronomi.


Bumi mempunyai atmosfer yang tersusun dari nitrogen, oksigen, argon, ozon dan gas-gas lain. Bumi berotasi pada porosnya dalam waktu 24 jam. Sedangkan untuk mengelilingi matahari, Bumi membutuhkan waktu 365 ¼ hari atau satu tahun. Bumi memiliki satu satelit bernama bulan.


D. Mars

Mars adalah planet ke empat setelah bumi. Jarak antara Mars dan Matahari sekitar 228 juta km. Suhu Mars di dekat khatulistiwa 20°-30°C, tapi kalo malam hari -85°C. Kala revolusi Mars adalah 687 hari. Sementara untuk sekali berotasi memerlukan waktu 24 jam, 27 menit, 23 sekon. Mars  bercahaya kemerahan karena debutnya mengandung oksida besi. Hal ini menyebabkan planet ini disebut planet merah.


Ada desas desus kalo planet yang mempunyai massa 0,108 ×6 ×10 pangkat 24 kg dengan jari-jari kurang lebih 3.497 ini adalah satu-satunya planet yang memiliki kehidupan selain bumi. Hal ini tercium setelah Amerika Serikat mengirimkan antariksawannya ke Mars pada tahun 1976. Mereka memungut tanah dari permukaannya Mars, kemudian melakukan serangkaian tes. Tes tersebut memperlihatkan bahwa tanah Mars seolah-olah berisi jasad serba hidup. (Kalian percaya atau tidak, komen di bawah). Mars juga punya satelit yaitu Phobos dan Deimos. 


E. Jupiter

Jupiter adalah planet terbesar dengan diameter 142.984 km dan volumenya 1.300 kali volume bumi. Jupiter disusun atas hidrogen dan helium dalam fase cair dan gas. Kita bisa loh liat Planet Jupiter tanpa bantuan alat alias dengan mata telanjang. Hal ini disebabkan ukurannya yang besar dan hampir 70% cahaya matahari diterima lalu dipantulkan.


Jupiter memiliki atmosfer berawan tebal yang terdiri atas es amoniak dan salju. Suhu di atas awan Jupiter sekitar -120°C. Jupiter memiliki 16 satelit. Yang paling besar adalah Lo, Europe, Ganymede, dan Callisto.

F. Saturnus

Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya. Planet ini berupa bola gas raksasa yang terdiri hidrogen dan helium. Saturnus memiliki cincin yang tersusun dari gas beku dan butiran debu. Massa planet Saturnus ini kurang lebih 95,2 × 6 × 10 pangkat 24 kg dengan jari-jari 60.268. Jarak matahari ke Saturnus kurang lebih 1,427 × 10 pangkat 6 km. Planet ini berbentuk pipih karena kerapatannya rendah dan berotasi sangat cepat. Kala revolusi Saturnus adalah 29,46 tahun dan kala rotasinya 10 jam, 14 menit, 30 sekon. Satelit terbesarnya adalah Titan, Rhea, Dione, dan Tethya.


G. Uranus

Planet ini pertama kali ditemukan oleh Sir Wilhelm Herschell pada tahun 1781 di Inggris. Uranus sering disebut sebagai kembarannya Neptunus karena mereka memiliki banyak kesamaan. Planet ini bisa dibilang unik. Saat planet lain berputar seperti gangsing, ia justru menggelinding mengelilingi matahari. Massanya kurang lebih 14,6 × 6 ×10 pangkat 24 kg dengan jari-jari 26,269 km. Jarak antara matahari ke Uranus kurang lebih 2, 869 × 10 pangkat 6 km. Kala resolusinya 84,01 tahun dan kala rotasinya 11 jam. Uranus memiliki 5 satelit terbesar yaitu Ariel, Umbriel, Titania, Oberon dan Miranda.


H. Neptunus 

Seperti yang Mocha bilang tadi, Neptunus itu kembarannya Uranus. Mereka sama-sama diselubungi kabut dan sering beredar meninggalkan garis edarnya. Neptunus dipenuhi metana sehingga tampak biru.


Massanya kurang lebih 17,2 ×6 ×10 pangkat 24 kg dengan jari-jari 26,269 km. Jarak Neptunus ke matahari sendiri kurang lebih 4.496,6 × 10 pangkat 6 km. Kala revolusi Neptunus adalah 164,8 tahun dan kala rotasinya 16 jam.


2. Asteroid

Asteroid atau bisa disebut planetoida adalah penghuni tata surya yang bentuknya mirip planet tapi ukurannya mini. Kebanyakan asteroid bisa ditemukan di jalur orbit Mars dan Jupiter. Diperkirakan jumlah asteroid di jalur ini sebanyak 40.000-50.000 buah. Planet-planet mini ini, terbentuk dari benar-benar kecil, gas beku, dan debu. Asteroid terbesar bernama Cares.


3. Meteoroid 

Meteoroid adalah benda padat yang bergerak dalam ruang antar planet. Benda ini lebih kecil dari asteroid. Meteoroid bisa jatuh ke bumi kalo terlalu dekat dengan bumi. Meteoroid yang masuk ke bumi disebut meteor. Meteoroid yang bergesekkan dengan atmosfer akan terbakar dan meninggalkan jejak cahaya. Nah, peristiwa itu sering kita sebut hujan meteor atau bintang jatuh.


Ternyata ya jutaan meteoroid memasuki bumi setiap hari loh. Meteor ini dibagi menjadi 2 yaitu meteor logam dan meteor batu-batuan. Bedanya apa?

Meteor Kalo Terdiri Besi, Nikel, Kobalt dan Fosfor Sedangkan Meteoroid Batu-Batuan, Terdiri dari Zat-Zat Mineral Batu Beku.


4.  Komet

Komet adalah bola-bola gas beku yang tercampur dengan pecahan batuan dan logam. Saat matahari bersinar, panas matahari mencairkan sebagian gas sehingga membentuk ekor yang bersinar. Komet yang terkenal bernama komet Halley. Komet Halley muncul tiap 76 tahun sekali.

17 Mei 2022

Biomagnet dan Hewan Pengguna Biomagnetik

 

Pernah nggak sih kalian berfikir kok kelelawar pas nyari makan malem-malem nggak nyasar? Ternyata, di setiap interaksi hidup punya magnet masing-masing yang fungsinya sebagai alat navigasi. Nah penggunaan magnet dan sifat kemagnetan dalam tubuh manusia atau hewan dikenal sebagai Biomagnetisme. 

Kehidupan di bumi oleh medan magnet bumi. For your information medan magnet bumi adalah daerah di sekitar bumi yang masih memerlukan gaya tarik atau gaya bumi. Nah sebagian besar hewan memanfaatkan medan magnet ini. Kenapa Karena medan magnet bumi dapat membantu hewan dalam menentukan arah, mudah mencari mangsa, dan menghindari musuh.

Terus, hewan apa aja sih yang memanfaatkan medan magnet bumi?

1.  Burung
Ada beberapa jenis burung (bukan burungnya couo loh ya wkwk) seperti elang dan burung layang-layang menggunakan partikel magnetik di atas untuk membuat peta dengan menggunakan medan magnet bumi.

2.  Burung Merpati
Dulu pas merpati pos masih berjaya di masanya, burung merpati dijadikan kang kurir surat. Tapi kok merpati bisa balik ke tempat asal? Menurut hasil penelitian Comel tahun 1974, merpati memanfaatkan medan magnet bumi sebagai penunjuk arah pulang. Dan saat memasang magnet di dikembalikan, burung merpati kehilangan arah dan tak tahu jalan pulang (mungkin bingung mau yak mau ikutin saran dari magnet yang mana) 

3.  Penyu
Seorang peneliti yang bernama Kenneth Lohmann dari Universitas Carolina Utara menyampaikan tingkah laku penyu saat dihadapkan dengan medan magnet yang berbeda.-beda. Peneliti ini menempatkan penyu dalam wadahnya yang berisi uang yang bisa membuat medan magnet. Medan magnet yang dihasilkan disesuaikan dengan medan magnet jalur penyu, yaitu wilayah Florida Utara, wilayah timur laut dekat Portugal. Hasil pengamatan tersebut, penyu mengikuti jejak kampanye yang diberikan.

Ada satu lagi nih, tapi beda sama yang tadi. Sekarang kita ngomongin hewan yang punya magnet di sini, ini spesial kek martabrak telor wkwkwk. Karna selain hewan dan manusia, ternyata ada juga bakteri yang memanfaatkan medan magnet. Siapakah dia? Ya, dia adalah bakteri bakteri Magnetotoctic atau MTB. Ternyata nih MTB ini punya komponen khusus yang disebut magnetosome yaitu kelompok bakteri yang melakukan navigasi dan memanfaatkan dengan menggunakan medan magnet.Jenis bakteri ini ditemukan pertama kali oleh Richard P. Blakemon pada tahun 1975. Magnetosome tersusun atas komposisi magnetit atau greigite yang memiliki sifat magnet lebih kuat dibandingkan magnet yang dibuat manusia.

15 Maret 2022

Bioteknologi

Pernah nggak kamu denger istilah bioteknologi? Tape adalah produk makanan yang memanfaatkan bioteknologi. Akan tetapi, bioteknologi itu apa sih?



Bioteknologi berasal dari kata bio yang artinya makhluk hidup dan teknologi artinya suatu cara (alat) untuk memudahkan manusia dalam memecahkan masalahnya atau membuat produk yang berguna. Jadi, pengertian bioteknologi adalah penerapan prinsip-prinsip biologi, biokimia, ilmu rekayasa serta ilmu lainnya dalam pengolahan bahan dengan memanfaatkan makhluk hidup dan komponen-komponennya untuk menghasilkan barang atau jasa sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan manusia.

Perkembangan bioteknologi dimulai sejak tahun 1857, setelah Louis Pasteur menemukan hasil fermentasi yang dilakukan oleh mikroorganisme. Perkembangan bioteknologi pangan selanjutnya masuk ke masa modern dan menerapkan prinsip genetika, biokimia, biomolekuler. Hal ini tidak bisa lepas dari enzim yang membantu dalam proses rekayasa genetik. Rekayasa genetik memungkinkan ilmuwan dapat merancang susunan materi genetik setiap mikroorganisme sehingga menghasilkan hewan atau tumbuhan yang berkilau tinggi.

A. Bioteknologi Konvensional
Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa. Contoh produk pangan bioteknologi konvensional adalah tape, yougurt, keju, tempe, kecap, roti, minuman beralkohol dsb.

B. Bioteknologi Modern
Penerapan bioteknologi dalam produksi bahan pangan menjadi solusi terbaik saat ini. Bioteknologi berpotensi meningkatkan produksi tanaman budidaya dan mengurangi pemakaian bahan kimia berbahaya.

Supaya kebutuhan tersebut terpenuhi, para ilmuwan mengembangkan bioteknologi modern. Bioteknologi modern dalam produksi pangan dilakukan dengan menerapkan teknik rekayasa genetik. Rekayasa genetik adalah kegiatan manipulasi gen untuk mendapatkan produk baru dengan cara membuat DNA baru. Hal ini dilakukan dengan cara menambah atau menghilangkan gen tertentu. Salah satu produk hasil rekayasa genetik adalah organisme transgenik.

Melalui rekayasa genetik, para ahli bidang bioteknologi bisa menyusun pola gen sehingga menghasilkan organisme yang sifatnya sesuai kebutuhan. Teknik ini dikenal juga dengan istilah DNA rekombinan, yaitu proses mengkombinasikan DNA suatu organisme ke organisme lain. Pengaturan pola genetik ini melibatkan penggunaan gen organisme lain yang disisipkan ke pita DNA organisme tertentu. Organisme yang menggunakan bagian gen organisme lain di dalam tubuhnya dikenal dengan organisme transgenik. Tumbuhan, hewan dan bakteri transgenik tidak hanya digunakan untuk keperluan penelitian tapi juga untuk memenuhi kebutuhan di bidang medis dan pertanian.

1. Tanaman Transgenik
Tanaman transgenik adalah tanaman yang telah mengalami perubahan susunan genetik dalam tubuhnya. Tanaman transgenik ini merupakan alternatif agar tanaman tahan hama sehingga hasil panen melimpah. Bahkan, tanaman juga bisa direkayasa agar mampu membunuh hama yang menyerang tumbuhan tersebut.

2. Hewan Transgenik
Selain tumbuhan transgenik, ada juga hewan transgenik. Pada awalnya, hewan transgenik merupakan bahan penelitian para ilmuwan untuk menemukan penyakit yang menyerang hewan tertentu dan cara penanggulangannya. Perkembangan selanjutnya, penerapan teknologi rekayasa genetik pada hewan bertujuan untuk menghasilkan hewan ternak yang memproduksi susu dan daging yang berkualitas, ikan yang cepat besar dan mengandung vitamin tertentu dsb.

Dari banyaknya manfaat yang ditimbulkan oleh penerapan dan pengembangan bioteknologi, ada juga kerugian yang ditimbulkan.

a. Bidang Lingkungan
Organisme transgenik jika tidak dikelola dengan baik maka dapat mencemari keanekaragaman gen yang ada di lingkungan alami atau merusak plasma nutfah atau dikenal dengan "polusi gen". Misalnya tanaman jagung yang tahan terhadap herbisida, maka ketika jagung transgenik ini ditanam di lahan alami maka serbuk sari dapat membawa gen jagung transgenik dan menyerbuki jagung alami. Hal ini membuat gen-gen pada jagung alami terkontaminasi dengan gen-gen tanaman jagung transgenik.

Tanaman transgenik biasanya merupakan tanaman unggul. Hal ini membuat petani cenderung menanam tanaman transgenik dan tidak lagi menanam tanaman lokal. Akibatnya, tanaman lokal menjadi langka. Kondisi ini mengakibatkan penurunan jumlah plasma nutfah. Penggunaan tanaman transgenik juga dapat menimbulkan hama baru yang lebih kuat dari pada hama sebelumnya dan mengganggu keseimbangan ekosistem.

b. Bidang Kesehatan
Banyak masyarakat yang khawatir bahwa pengembangan tanaman dan hewan transgenik berbahaya bagi kesehatan manusia. Hal ini disebabkan karena di dalam organisme transgenik terdapat gen baru yang jika dikonsumsi oleh manusia dikhawatirkandapat memicu munculnya penyakit pada orang yang sensitif terhadap zat yang dihasilkan oleh organisme transgenik.

c. Bidang Sosial dan Ekonomi
Seseorang yang memiliki modal dapat mengembangkan pertanian transgenik yang dapat meningkatkan hasil panen yang sangat melimpah dengan kualitas yang sangat baik. Hal ini bisa membuat petani tradisional kalah saing dalam pemasaran sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi petani tradisional. Jika masalah ini terus berlanjut, maka akan menimbulkan kesenjangan perekonomian yang semakin besar.