Wah udah tanggal 1 Maret aja nih. Udah ada cerita apa aja di bulan Januari-Februari tahun ini? Mocha mau tau dong. Jangan banyak-banyak, cukup dijadiin cerpen aja.
🤔 : kejap. Cerpen itu apa, Cha?
Cerpen adalah karya sastra berbentuk fiksi. Cerpen kependekan dari cerita pendek. Walaupun begitu, tidak ada kesepakatan antara pengarang dan para ahli tentang ukuran panjang pendeknya cerita. Dalam Teori Pengkajian Fiksi karangan Burhan Nurgiyantoro dijelaskan bahwa cerpen adalah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira-kira setengah sampai dua jam.
Panjang pendeknya sebuah cerpen bervariasi. Ada cerpen yang sangat pendek, yang panjangnya berkisar 500-an kata. Cerpen sangat pendek itu disebut prosa mini, misalnya dalam akun wattpad @Ayakaochiro31 yang berjudul Fantasi Malam. Ada pula cerpen yang panjangnya sedang. Cerpen jenis ini sering dijumpai pada majalah, surat kabar dan tabloid. Selain dua jenis cerpen tersebut, ada cerpen panjang yang terdiri dari puluhan ribu kata. Karya sastra ini sering disebut novelet.
Ciri-Ciri Cerpen
Cerpen berisi cerita kehidupan seseorang. Cerita tersebut ada yang bersifat khayalan dan ada juga yang benar-benar terjadi (based true story). Cerpen memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Panjang karangan kurang lebih sepuluh halaman
2. Habis dibaca sekali duduk
3. Dalam cerpen hanya ada satu peristiwa yang menguasai jalan cerita
4. Terdapat konflik, tapi tidak menimbulkan perubahan nasib pelaku
5. Hanya memiliki satu alur
6. Perwatasan tokoh dilukiskan secara singkat
Unsur Pembangunan Cerpen
Pada umumnya cerpen terbentuk dari tiga struktur yaitu orientasi, komplikasi dan resolusi.
Orientasi merupakan bagian pendahuluan dalam sebuah cerita baik pengenalan sifat tokoh, tempat peristiwa dalam cerita maupun pengenalan suasana dan alur cerita. Komplikasi memuat masalah atau konflik yang terdapat dalam cerita. Konflik bisa berkaitan langsung dengan tokoh atau konflik yang terjadi di lingkungan sekitar tokoh. Sementara itu, struktur resolusi merupakan bagian pemecahan masalah atas konflik yang terjadi sebelumnya.
Struktur teks cerpen memuat unsur-unsur cerita. Unsur cerita tersebut yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik merupakan unsur-unsur yang membangun karya itu sendiri. Unsur intrinsik meliputi tema, latar, dan penokohan. Sementara itu, unsur ekstrinsik merupakan unsur-unsur yang berada di luar karya sastra.
Unsur Intrinsik Cerpen
A. Tema
Tema adalah ide dan tujuan utama dibuatnya sebuah karya yang digunakan pengarang untuk mengembangkan cerita. Tema yang sering diangkat dalam karya adalah masalah kehidupan. Masalah tersebut berupa pengalaman bersifat individual dan sosial.
B. Latar
Latar atau setting disebut landasan tumpu dimana terdapat tempat, waktu dan lingkungan sosial terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan.
1) Latar tempat
Lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi
2.) Latar waktu
Berhubungan dengan kapan terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi
3) Latar sosial atau suasana
Latar sosial menyarankan pada perilaku kehidupan sosial masyarakat di tempat yang diceritakan atau apakah peristiwa itu berlangsung saat musim dingin, salju atau musim rindu :v
C. Penokohan
Penokohan adalah gambaran tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita
D. Sudut Pandang
Sudut pandang atau point of view (POV) adalah cara pandang yang digunakan pengarang sebagai sarana menyajikan tokoh, tindakan, latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita. Sudut Pandang dibagi menjadi tiga yaitu:
1) Sudut pandang orang ketiga
Narator adalah seseorang yang berada di luar cerita. Narator menampilkan tokoh-tokoh cerita dengan menyebut nama diri atau kata ganti orang ketiga. Kata ganti tersebut misalnya Ayu, Siera, ia, dia, dan mereka.
2) Sudut pandang orang pertama
Narator adalah seseorang yang ikut terlibat dalam cerita. Ia adalah si "aku", tokoh yang mengisahkan diri sendiri
3) Sudut pandang campuran
Dalam pengisahkan cerita, pengarang menggabungkan penggunaan sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga.
E. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan dalam sebuah cerita. Pesan dalam sebuah cerita mencerminkan pandangan hidup pengarang. Pesan yang ingin disampaikan pengarang disebut pesan moral.
Unsur Ekstrinsik Cerpen
A. Bahasa
Bahasa merupakan sarana yang digunakan dalam karya sastra. Bahasa yang digunakan dalam karya sastra dipengaruhi oleh bahasa pengarang. Unsur bahasa daerah dimungkinkan masuk ke karya sastra tersebut.
B. Latar Belakang Pengarang
Latar belakang pengarang meliputi pemahaman kita terhadap sejarah hidup dan hasil karya pengarang sebelumnya. Latar belakang pengarang meliputi biografi, kondisi psikologis, dan aliran sastra yang dianut pengarang.
C. Nilai-Nilai Terkandung
Karya sastra mengandung nilai-nilai kehidupan yang berlaku dalam masyarakat. Nilai-nilai tersebut menggambarkan norma, tradisi, aturan, dan kepercayaan yang berkembang di masyarakat.
1) Nilai moral merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan akhlak dan budi pekerti. Contohnya berbakti pada orang tua, jujur, sabar dan ikhlas
2) Nilai sosial merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan norma aturan dalam masyarakat. Nilai sosial berhubungan dengan orang lain. Contohnya saling memberi, tegang rasa, dan menghormati pendapat orang lain
3) Nilai budaya merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan kebiasaan atau tradisi yang berlaku di masyarakat. Contohnya adat istiadat pernikahan atau kematian, adat cara berpakaian, dan budaya kesenian
4) Nilai religi merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan kehidupan beragama. Contohnya cara beribadah pada Tuhan dan sistem kepercayaan
5) Nilai politik merupakan nilai yang berkaitan dengan gejolak tata pemerintahan di suatu daerah. Gejolak tersebut menjadi latar cerita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar