Hari ini aku datang ke rumah nenek di desa. Satu setengah jam perjalanan, membuatku harus menahan panas dan kencing. Aku juga heran mengapa saat di rumah tidak kebelet sementara saat bertamu tujuan utamanya adalah kamar mandi.
Setelah bersalaman dengan kakek dan nenek, lanjut ke toilet. Rumah-rumah di sini masih terbilang tradisional. Bahkan kamar mandinya masih terbuat dari anyaman bambu. Aku jadi khawatir kalau tiba-tiba ada ular yang mematuk atau setidaknya tokek, karena di depanku sudah ada cicak yang sedang menatapku.
Saat hendak melepas pakaian, aku membaca ta'awudz dan basmalah. Entah sebuah kebetulan atau bagaimana, tapi cicak itu kabur segera setelah ta'awudz dibacakan. Aku jadi makin merinding kala mengingat ceramah dari ustad tak jauh dari tempat tinggalku bahwa jin terkadang bisa merubah bentuk menjadi ular, kalajengking dan cicak. Apakah yang baru saja kulihat itu jin jahat yang kepanasan saat aku bacakan ta'awudz?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar