28 Mei 2022

Rintihan Pisang Bertanduk by KM Triyono

Rintik hujan bermain di atap sana

Bermaksud menghibur hati yang lara

Nyanyian gerimis semakin keras

Menunggu sapaan dari penikmatnya 

Terbaring menatap langit-langit rumah, kosong

Tak ada harapan


Rintik bergandengan detik, pergi tanpa telat dan pamit

Aku di sini, menanti satu detik setelah kamu mengubah detik-detik lainnya

Bahagia ataukah sebatas asa yang hilang?


Menunggumu adalah kerumitan yang kusadari 

Dan benar, hal ini tak pernah kurencanakan 

Berlabuh jiwa ini kepada tepian jalanmu


Wonosobo, 27 Mei 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar