06 Juni 2022

Nomophobia Baikkah Untuk Kesehatan?

Diambil dari alodokter.com istilah nomophobia (no mobile phobia) adalah ketakutan seseorang apabila melakukan kegiatan atau aktivitas tanpa smartphone maupun gadget dalam bentuk lainnya.

Menurut para ahli kecanduan gadget ini efeknya sama dengan perilaku kecanduan lainnya atau disebut dengan efek euroforia seperti berjudi atau melihat tontonan pornografi. Berdasarkan hasil penelitian, kecanduan gadget dapat mengubah zat kimia otak yang pada akhirnya memengaruhi kondisi fisik, psikologi dan perilaku seseorang.

Ciri-ciri nomophobia bisa dikatakan sudah kecanduan gadget apabila sebagian besar waktu yang dihabiskan untuk menatap layar gadget seperti smartphone, tablet, laptop, atau portable gaming device.

Kalian dapat mengukur tingkat kecanduan gadget dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

1. Apakah kamu sering merasa tidak nyaman jika gadget tidak bersamamu?

2. Apakah kamu merasa keberatan  atau enggan jika tidak memegang gadget walaupun hanya sebentar?

3. Apakah kamu sering menggunakan gadget di waktu makan?

4. Apakah kamu kerap memeriksa status atau unggahan pada gadget di tengah malam?

5. Apakah kamu lebih sering berinteraksi dengan gadget daripada dengan orang lain?

6. Apakah kamu menghabiskan waktu untuk membuat cuitan di Twitter, membalas status-status baik di WA, IG maupun Facebook, atau mengirim surel menggunakan gadget sebagai bentuk komunikasi kepada orang lain?

7. Apakah kamu lebih sering bermain gadget, padahal kamu tahu bahwa seharusnya kamu dapat melakukan hal lain yang lebih produktif?

8. Apakah kamu lebih berkecenderungan untuk menggunakan  gadget padahal sedang sibuk dengan tugas sekolah atau pekerjaan kantor?

Jika jawabannya lebih banyak "iya", maka kamu dapat dikatakan mengalami kecenderungan gadget dan itu bisa berefek pada fisik dan psikologis kamu loh.

Efek Fisik

1. Masalah Pada Mata

Karena terlalu lama menatap layar gadget, menimbulkan beberapa masalah kesehatan mata seperti penglihatan menjadi terganggu, mata lelah serta mata kering.

2. Nyeri di Bagian Tubuh Tertentu

Orang yang sudah kecanduan gadget mungkin tidak menyadari bahwa lehernya sering tertekuk dan jari-jari tangannya tidak berhenti mengetik di layar gawainya. Hal ini membuat rentan mengalami sakit leher, nyeri bahu, serta nyeri pada jari dan pergelangan tangan.

3. Infeksi

Layar gadget adalah sarangnya jutaan kuman. Bahkan ada riset yang menyatakan bahwa kuman E.coli penyebab diare paling banyak ditemukan pada gadget. Hal ini membuat orang yang sering bersentuhan dengan gadget lebih berisiko terkena infeksi.

4. Kurang tidur

Pecandu gadget sering kali rela begadang sehingga kualitas waktu tidur menjadi berkurang. Jika dibiarkan berkepanjangan, hal ini dapat menyebabkan gangguan tidur masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan infertilitas.

Efek Psikologis

Tidak hanya dampak secara fisik, kecanduan gadget juga dapat menyebabkan masalah psikologis, seperti:

📌Menjadi lebih mudah marah, panik dan stres

📌Sering merasa kesepian karena berjam-jam menghabiskan waktu tanpa bersosialisasi dengan orang lain, bahkan meningkatkan risiko terjadinya depresi dan gangguan kecemasan.

📌Sulit fokus atau berkonsentrasi ketika belajar atau bekerja.

📌Bermasalah dalam hubungan sosial, baik dengan keluarga, teman, rekan kerja, atau pasangan

🎧Tips Bijak dalam Menggunakan Gadget

Berikut ini adalah tips yang dapat kamu terapkan agar bisa lebih bijak dalam menggunakan gadget dan terhindar dari risiko kecanduan, di antaranya:

• Hindari penggunaan gadget saat sedang berjalan atau berkendara

Jangan menggunakan gadget saat sedang berjalan, apalagi saat mengoperasikan kendaraan bermotor. Hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Tepikan kendaraan dan berhentilah sejenak jika kamu merasa ada notifikasi penting.

• Atur dan batasi waktu penggunaan gadget

Untuk mencegah kecanduan, kamu bisa membatasi penggunaan gadget, misalnya maksimal dua atau tiga jam sehari. Jika pekerjaan mengharuskan kamu untuk menggunakan gadget, maka cobalah cari aktivitas lain yang tidak mengunakan gadget setelah selesai bekerja.

• Jangan menggunakan gadget saat sedang bersama orang lain

Hindari penggunaan gadget ketika sedang bersama orang lain, seperti saat makan bersama atau saat acara keluarga. Utamakan bentuk komunikasi secara langsung agar kamu dan keluarga dapat menikmati kebersamaan dan tetap menjalin kedekatan.

• Tentukan area bebas gadget

Menentukan area bebas gadget bisa mencegah kecanduan. Kamu bisa membuat peraturan sendiri, misalnya tidak menggunakan gadget ketika berada di kamar mandi, dapur, atau kamar tidur.

Selain itu, kamu juga bisa mengganti waktu penggunaan gadget dengan aktivitas yang lebih sehat, misalnya berolahraga atau membaca buku. Hindari pula bermain gadget ketika akan tidur.

Sumber: alodokter.com dan DuPi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar