Aku selalu diwanti-wanti untuk tidak bermain di dekat kandang sapi yang berada di ujung kompleks. Kata keluargaku, di sana angker karena dulu Tasim, juragan pedhet (anak sapi) pernah kepergok mencekoki seorang anak dengan didih (darah hewan yang digoreng). Aku antara percaya jika warga sekitar menganggap keluarga pak Tasim melakukan pesugihan agar pedhet-nya laku keras mengingat keluarga pak Tasim cukup sering ke mushola. Akan tetapi aku juga tidak "buta" saat melihat warga sekitar menjaga jarak dengan kewaspadaan penuh saat salah satu keluarga pak Tasim memberi sesuatu atau bahkan sekedar lewat pekarangan rumah warga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar