13 April 2022
Latihan Soal Conditional Sentence
12 April 2022
Conditional Sentence
Pernah enggak kamu berandai-andai seperti ini:
“Kalau hari ini enggak hujan, aku akan pergi hangout.”
Atau, memotivasi diri seperti ini:
“Kalau aku giat belajar, aku bisa masuk PTN favorit!”
Atau menyesal:
“Kalau saja waktu itu aku fokus mendengarkan guru di kelas, aku mungkin enggak akan remedial.”
Dalam bahasa Inggris, penulisan atau pengucapan kalimat-kalimat tadi harus disusun dengan
conditional sentence. Apa artinya? Conditional sendiri berarti bersyarat. Artinya, conditional sentence
merupakan kalimat yang menunjukkan sesuatu yang akan terjadi, mungkin terjadi, atau yang kamu harapkan terjadi dalam kondisi tertentu.
Tipe-Tipe Conditional Sentence
1. Type 1
2. Type 2
3.Type 3
Tipe-Tipe Conditional Sentence
1. Type 1
Tipe 1 ini digunakan untuk sesuatu yang sangat mungkin terjadi di masa yang akan datang.
Rumus: If + verb 1 + modal (can, will, may)
Contoh: If I study hard, I will achieve my dream.
Dari kalimat ini, terlihat bahwa sesuatu hal akan sangat mungkin terjadi. Jika kamu belajar dengan giat, kamu akan mencapai mimpi kamu.
2. Type 2
Tipe 2 digunakan untuk mengatakan sesuatu yang masih mungkin terjadi, tapi sangat sulit dan hampir tidak mungkin terjadi.
Rumus: If + verb 2 + modal 2 (could, would, might)
Contoh: If I owned a mall, I would earn more money than today.
Faktanya, kamu enggak punya mall saat ini. Jadi, keinginan kamu untuk mendapatkan uang lebih hari ini
sangat sulit terjadi.
3.Type 3
Tipe 3 digunakan untuk menjelaskan keadaan di masa kini yang mungkin akan berbeda jika suatu hal terjadi di masa lampau.
Rumus: If + past perfect tense (had verb 3) + modal 3 (could have verb
3 / would have verb 3 / might have verb 3)
Contoh: If I had obeyed my mom’s advice, I might have been successful.
Kalau saja aku mematuhi saran dari ibu, aku mungkin sudah sukses. Akan tetapi, kenyataannya, di masa
lampau, kamu tidak mendengarkan saran dari ibu.
Catatan
Selain 3 tipe tadi, ada beberapa catatan tambahan dalam penggunaan conditional sentence ini.
1. Ada conditional sentence type 0 yang digunakan untuk kalimat berupa fakta scientific.
Rumus: If + simple present + simple present
Contoh: If I burn the book, it becomes ash.
Sudah pasti dong, kalau kamu membakar buku, maka buku tersebut akan menjadi abu? Jadi, di kalimat
ini, kamu menggunakan type 0.
2. Untuk negative conditional sentence, If clause dapat kamu ubah menjadi unless.
Contoh: If I hadn’t worked in a hospital, I wouldn’t have known the hospital’s hours.
Kita ubah menjadi: Unless I had worked in a hospital, I wouldn’t have known the hospital’s hours.
3. Pada conditional type 2, untuk kalimat nominal, kamu perlu menggunakan were bukan was.
Salah: If I was you.
Benar: If I were you.
4. Kalimat nominal pada type 2 dan 3 dapat diganti dengan dibalikkan.
Contoh: If I had come -> had I come atau If I were you -> Were I you.