25 April 2022

Social Anxiety Disorder

Diambil dari hellosehat.com pengertian social anxiety disorder atau gangguan kecemasan sosial adalah rasa takut dan cemas diberi penilaian buruk, dianggap remeh, mempermalukan diri sendiri di depan umum atau bahkan tidak diterima dalam berbagai situasi sosial.

Umumnya, kondisi ini dimulai pada awal remaja, atau justru baru muncul saat sudah memasuki usia dewasa.

Seseorang yang mengalami kondisi ini, rasa malu dan tak nyaman biasanya juga disertai dengan rasa takut, khawatir, cemas, dan ingin terus-menerus menghindari situasi-situasi sosial, bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penyebab

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu seseorang mengalami gangguan kecemasan sosial, yakni:
1. Faktor keturunan yakni riwayat kesehatan keluarga
2. Jika amigdala pada otak bekerja terlalu aktif, respons terhadap rasa takut akan semakin meningkat.
3. Pola asuh orangtua yang salah
4. Adanya tuntutan sosial atau pekerjaan yang baru kamu alami di usia dewasa.

Gejala Umum

Gejala emosional dari fobia sosial, termasuk :
▪ ︎Takut berada di dalam situasi sosial
▪︎ Terlalu khawatir akan mempermalukan diri sendiri di hadapan orang lain.
▪︎ Ketakutan untuk berinteraksi dengan orang asing.
▪︎ Rasa takut orang lain akan menyadari bahwa kamu merasa cemas.
▪︎ Tubuh bereaksi saat merasa malu, seperti pipi memerah, muncul keringat berlebih, tubuh bergetar, atau suara yang gemetar.
▪︎ Menghindari berbagai kondisi yang memungkinkan kamu menjadi pusat perhatian.
▪︎ Menghabiskan waktu untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi kekurangan diri sendiri setiap baru menghadapi situasi sosial tertentu.
▪︎ Selalu mengira akan terjadi hal yang buruk pada diri saat berada pada situasi sosial.

Pencegahan

Sebenarnya, kamu tidak bisa memastikan kondisi seperti apa yang bisa menyebabkan social anxiety disorder yang dialami. Maka itu, langkah pencegahan ini mungkin bisa kamu ambil untuk mengurangi dampak dari gejala yang mungkin muncul jika kamu merasa cemas, seperti:
🔹Segera mencari pertolongan, karena semakin lama akan semakin susah diatasi.
🔸Mulai menulis jurnal atau buku harian untuk membantu memahami kejadian apa yang mungkin menyebabkan timbulnya stres dan rasa cemas.
🔹Fokus kepada hal-hal yang membuat kamu merasa bahagia.
🔸Hindari penggunaan obat-obatan terlarang, alkohol, dan merokok.

Sumber: hallosehat.com dan DuPi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar